Masuk / Daftar
03 Agustus 2025
Pasti kamu sudah tidak asing dengan istilah Bitcoin. Per Juli 2025, satu Bitcoin tercatat menyentuh angka fantastis Rp1,9 miliar (Pluang, 29 Juli 2025). Tak hanya Bitcoin, mata uang kripto lain seperti Ethereum, Solana, hingga Dogecoin juga ikut mengalami lonjakan harga. Lalu, bagaimana sistem ini bisa tercipta? Dan apakah worth it bagi pemula untuk berinvestasi di Bitcoin? Yuk, simak artikel ini!
Cryptocurrency berasal dari dua kata, yaitu crypto yang berarti “rahasia” (berasal dari kata cryptography) dan currency yang berarti “mata uang”. Singkatnya, cryptocurrency adalah uang digital yang diamankan dengan teknologi kriptografi dan ditransaksikan melalui jaringan komputer secara langsung, tanpa perantara. Karena bersifat digital inilah, cryptocurrency seperti Bitcoin tidak memiliki bentuk fisik. Meski demikian, kamu tetap bisa menggunakannya untuk menerima, mengirim, bahkan membeli barang atau jasa.
Berbeda dengan mata uang konvensional seperti Rupiah atau Dolar Amerika Serikat, transaksi cryptocurrency tidak memerlukan perantara seperti bank. Hal ini bermula saat kemunculan sosok misterius yaitu, Satoshi Nakamoto (belum diketahui identitas sebenarnya) tahun 2009 lalu, sistem pembayaran ini disampaikan pada dokumen berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System”, Satoshi memiliki visi untuk menciptakan alat pembayaran digital yang dapat langsung ditukar dan diberikan kepada satu sama lain tanpa adanya campur tangan pemerintah dan bank.
Awalnya, sistem ini hanya diminati segelintir orang. Nilainya pun sangat rendah dan sempat digunakan dalam transaksi ilegal karena sifatnya yang anonim dan terdesentralisasi. Namun seiring waktu, pertumbuhan cryptocurrency menjadi semakin signifikan. Sorotan ini dapat terlihat dari banyaknya negara yang mulai melakukan kajian ulang pada undang-undang bahkan beberapa mulai mengakui dan mengatur penggunaan mata uang digital ini.
Lalu apakah sebagai pemula kita diperbolehkan untuk membeli cryptocurrency? Jawabannya adalah tergantung, perlu diketahui bahwa harga dari cryptocurrency seperti bitcoin sangat rentan mengalami penurunan dan kenaikan, walaupun tidak terdampak inflasi, harga mata uang digital ini juga bergantung pada kejadian internasional, sebagai contoh adalah pada saat Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump terpilih, harga bitcoin disusul dengan cryptocurrency lainnya mengalami kenaikan yang sangat signifikan, menembus angka 1,8 M pada Januari 2025 lalu, begitupun setelah itu, tidak lama bitcoin sempat mengalami penurunan pada bulan-bulan selanjutnya hingga akhirnya berhasil naik lagi hingga saat ini, sehingga dapat disimpulkan bahwa Timing adalah hal yang perlu diperhatikan. Pilihan saat membeli pada saat harga rendah dan menjual pada saat harga sedang tinggi. Sebagai pemula anda juga dapat memilih aplikasi yang terpercaya dan memiliki jejak reputasi baik sebelum mempercayakan uang anda untuk membeli bitcoin. Terakhir, taruhlah uang kamu dengan bijak dan jangan berpaku pada satu instrumen investasi. Take care dan Selamat mencoba~
(Intan)
Referensi:
pluang, 29 Juli 2025, https://pluang.com/
Link Download :
X
Populer