Scan QR Code Sembarangan Bikin Data di HP Kamu Dikuasai Penjahat!
05 Februari 2026
7
Suka
Dalam dunia digital yang semakin terkoneksi, Quick Response (QR) Code telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita menggunakan QR Code untuk membuka menu restoran, membayar tagihan, mengakses informasi produk, masuk ke sebuah acara, dan lain-lain. Namun dibalik kemudahannya, terdapat ancaman yang serius bagi keamanan perangkat dan data pribadi pengguna jika QR Code tidak dipindai dengan hati-hati. Apa saja ancamannya? Yuk kita bahas dalam artikel ini!
Apa Itu QR Code?
QR Code pada dasarnya merupakan sekumpulan data yang tidak bisa dibaca secara langsung oleh manusia. Isi kode tersebut bisa berupa tautan (URL), konfigurasi Wi-Fi, teks, atau instruksi lain yang akan dijalankan setelah dipindai. Karena isi atau tujuan dari kode tersebut tidak dapat terlihat sebelum dipindai, penjahat siber dapat memasukkan URL berbahaya tanpa disadari oleh pengguna. Hal ini membuat QR Code menjadi sarana untuk melakukan aksi kejahatan digital jika ponsel mengakses konten yang tidak terverifikasi.
Resiko Scan QR Code Sembarangan
Pengalihan ke Situs Phishing: Penjahat bisa membuat situs palsu yang mirip dengan situs resmi bank, layanan email, atau aplikasi yang populer. Setelah QR dipindai dan pengguna memasukkan data login, akun bisa langsung disalin atau dikuasai penjahat. Praktek ini disebut sebagai quishing (QR phishing).
Download Malware Otomatis: Beberapa QR Code bisa mengarahkan untuk mengunduh file yang berbahaya. Dalam Android, hal ini bisa menyebabkan aplikasi berbahaya ter-install tanpa disadari sehingga dapat mencuri data, memata-matai, atau memberikan akses penuh ke perangkat.
Penipuan Pembayaran dan QR Palsu: QR palsu sering dipasang di kode resmi, seperti di meja restoran atau titik pembayaran. Akibatnya, konsumen yang membayar justru mengirim uang ke akun penjahat.
Koneksi Wi-Fi Berbahaya: QR Code bisa menghubungkan ponsel ke jaringan Wi-Fi secara otomatis. Jika jaringan Wi-Fi dikendalikan oleh penjahat, mereka bisa mendapat kesempatan untuk menyadap data, kata sandi, atau aktivitas internet lainnya.
Modus “Brushing Scam”: Kasus penipuan muncul saat korban menerima paket tak dikenal dengan QR Code di dalamnya. Scanning QR bisa membawa korban ke halaman yang meminta data pribadi atau menipu mereka untuk mengunduh malware.
Tips Aman Saat Memindai QR Code
Periksa asal QR Code (jangan scan kode yang ditempel di tempat umum tanpa sumber resmi).
Pratinjau URL sebelum dibuka (teknologi smartphone sekarang sering memberi pratinjau link sebelum dibuka).
Jangan memasukkan data yang penting dalam situs yang mencurigakan.
Gunakan antivirus di ponsel untuk memblokir situs berbahaya.
Update sistem operasi dan aplikasi secara teratur untuk menutup celah keamanan.
QR Code merupakan sebuah solusi praktis, namun tidak mempunyai perlindungan untuk konten berbahaya. Scan sembarangan, terutama dari sumber yang tidak dikenal, bisa membuka pintu bagi penjahat siber untuk mencuri data pribadi, membajak akun, atau bahkan mengambil alih ponsel kita. Agar bisa tetap menggunakan teknologi ini dengan aman, kita harus berhati-hati dan tidak sembarangan memindai QR Code yang diberikan.