Ini Dia Metode Belajar Yang Bikin Kamu Lebih Bisa Memahami Materi
23 Desember 2025
26
Suka
Pada era pendidikan modern saat ini, kita sebagai siswa maupun mahasiswa tidak cukup hanya menghafal teori saja. Kita dituntut untuk bisa memahami konsep, mengidentifikasi masalah, mencari dan menemukan solusinya secara mandiri. Salah satu metode belajar yang dapat membantu kita mencapai hal tersebut adalah Discovery Learning yang banyak digunakan di sekolah maupun perguruan tinggi karena mendorong peserta didik untuk aktif memperoleh pengetahuan sendiri, tidak hanya mendapat informasi dari dosen atau guru. Apa itu Discovery Learning? Yuk simak penjelasannya dalam artikel ini!
Apa Itu Discovery Learning?
Discovery Learning merupakan metode pembelajaran yang mendorong siswa maupun mahasiswa untuk menemukan sendiri konsep atau prinsip tertentu melalui proses eksplorasi. Kita diajak mencari, mengamati, dan menemukan konsep atau prinsip tertentu secara mandiri. Guru atau dosen berperan sebagai fasilitator yang membimbing melalui pertanyaan, diskusi, dan aktivitas belajar yang terarah. Dengan cara ini, proses belajar menjadi lebih aktif dan kita lebih bisa memahami materi karena benar-benar terlibat dalam proses mencari solusi.
Mengapa Discovery Learning ?
Discovery Learning sangat relevan bagi siswa maupun mahasiswa karena melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills). Dengan metode ini, kita akan terbiasa berpikir kritis, menganalisis informasi, dan mengambil kesimpulan dengan logis. Selain itu, metode ini juga meningkatkan rasa ingin tahu, motivasi belajar, kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, baik di kelas maupun dalam diskusi kelompok. Materi yang dipelajari melalui proses penemuan cenderung lebih mudah diingat dan dipahami dalam jangka panjang dibandingkan materi yang hanya didengar atau dibaca.
Tahapan Discovery Learning
Discovery learning dimulai dengan memberi rangsangan, seperti pertanyaan, fenomena, atau studi kasus. Setelah itu, kita diminta menentukan masalah yang ingin dicari solusinya. Selanjutnya, mengumpulkan berbagai informasi dari buku, jurnal, internet, maupun dalam diskusi kelompok. Informasi tersebut diolah dan dianalisis untuk menemukan pola atau konsep tertentu. Terakhir, mengambil kesimpulan dari hasil penemuan yang dilakukan. Proses ini akan membantu kita, khususnya mahasiswa, untuk terbiasa berpikir ilmiah dan sistematis.
Contoh Penerapan Discovery Learning
Di sekolah, Discovery Learning dapat diterapkan melalui praktikum, eksperimen, dan diskusi kelas. Sedangkan di perguruan tinggi, metode ini dapat digunakan dalam bentuk studi kasus, proyek kelompok, atau penelitian sederhana. Contohnya, mahasiswa akuntansi diminta menganalisis suatu laporan keuangan untuk mencari dan menemukan indikasi tertentu tanpa langsung diberikan jawabannya oleh dosen.
Kelebihan dan Tantangan Discovery Learning
Kelebihan utama Discovery Learning yaitu membuat proses belajar menjadi lebih menarik, bermakna, dan tidak membosankan. Kita menjadi lebih aktif dan mandiri dalam memahami materi, sekaligus percaya diri dalam memberikan pendapat. Akan tetapi, metode ini juga membutuhkan kesiapan, disiplin belajar, dan kemampuan mengelola waktu dengan baik. Tanpa pengelolaan waktu dan bimbingan yang baik, siswa atau mahasiswa bisa kesulitan menemukan konsep yang tepat.
Discovery Learning merupakan metode belajar yang sangat relevan bagi kita sebagai siswa maupun mahasiswa karena dapat meningkatkan kemandirian, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Dengan terlibat langsung dalam proses belajar, kita tidak hanya memahami materi, namun juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.