Adaptive Tax Base sebagai Strategi Ketahanan Fiskal dalam Perluasan Basis Pajak di Tengah Dinamika Global
30 Juni 2026
23
Suka
Indonesia adalah negara dengan perekonomian terbesar di ASEAN, dengan pertumbuhan ekonomi mendekati 6%. Namun, Indonesia mengalami penurunan rasio pajak selama tiga tahun berturut-turut, dari 10,39% PDB (2022) ke 10,08% pada 2024 (MUC Consulting, 2025), jauh di bawah rata-rata ASEAN-8 (14,4%) dan Vietnam (19,0%) (OECD, 2024). Data ini menunjukkan bahwa otoritas kekurangan kapasitas dalam memungut pajak (Saragih dkk., 2023) dan menyebabkan ruang fiskal terus menyempit.
Per Februari 2026, 59,42% pekerja Indonesia berada di sektor informal (berusaha sendiri, freelancer, pelaku gig) (CNN Indonesia, 2026), menandakan struktur ekonomi bergeser dari "pekerja bergaji" ke "pengusaha mandiri" yang sulit dijangkau sistem pemotongan konvensional. Kemunculan AI agentik ikut menimbulkan pertanyaan baru tentang siapa dan apa yang menjadi subjek maupun objek pajak (Chand dkk., 2020).
Akar masalah stagnasi bersumber pada kebocoran dari tiga titik. Pertama, dari titik desain, belanja pajak menembus Rp400,1 triliun (1,81% PDB) pada 2024, hampir 80?ri pengecualian PPN (DJP, 2024). Kedua, dari kebocoran teknologi, self-assessment membuat pengawasan bersifat reaktif, sementara shadow economy sebesar 8,3–10% PDB tetap tidak terdeteksi (Putra, 2024). Ketiga, dari masalah ekosistem, arus transaksi QRIS, e-commerce, dan gig economy yang tumbuh pesat tidak dijadikan titik pungut otomatis. Ketiga masalah tersebut harus diatasi secara sinkron supaya efektif. Menaikkan tarif saja memberatkan yang berpenghasilan rendah, menambah aturan saja membebani usaha, serta mendigitalkan tanpa membenahi desain hanya mendeteksi yang sudah patuh.
Jawaban dari stagnasi basis pajak bukan dengan membangun sistem baru, melainkan memanfaatkan yang sudah dimiliki negara secara lebih sinkron dan adaptif. Berdasarkan itu, perlu diterapkan Adaptive Tax Base (ATB) untuk menutup ketiga titik kebocoran secara serentak tanpa perlu penerapan teknologi dari nol. Dari sisi belanja, DTSEN (Inpres 4/2025) sudah mengintegrasikan data Dukcapil, BPS, Samsat, dan PLN untuk menilai desil tiap rumah tangga, sehingga negara dapat mengetahui kapasitas warganya (BPK, 2025). Dari sisi penerimaan, UU 9/2017 dan PMK 108/2025 memberikan DJP akses atas data perbankan, properti, hingga aset kripto. ATB mengukur kapasitas ekonomi WP dengan menetapkan beban secara proporsional sekaligus perlindungan otomatis bagi WP berpenghasilan rendah.
ATB menghitung pajak terutang tidak hanya dari satu titik, tetapi dari gabungan seluruh arus masuk WP. Sistem ini menarik data dari lembaga keuangan (saldo, mutasi, bunga), nilai transaksi dari platform digital yang berperan sebagai pemungut, data kepemilikan tanah dan registrasi kendaraan, serta kondisi sosial-ekonomi dari kumpulan data terintegrasi. Seluruh data tersebut dihubungkan pada NIK WP yang bersangkutan, termasuk usaha yang sengaja dipecah untuk menghindari batas PKP. Lalu sistem akan menghitung kapasitas ekonomi WP yang menjadi pembanding terhadap penghasilan yang dilaporkan. Jika didapati selisih yang signifikan, fiskus akan melakukan pemeriksaan, dan sebaliknya jika kapasitas berada di bawah batas akan diberikan keringanan secara otomatis. WP yang patuh cukup mengonfirmasi data, sementara pemeriksaan hanya dilakukan bagi WP yang tidak patuh. Penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan agregasi data lintas sumber ini (Saragih dkk., 2023), dan tercatat bahwa Compliance Risk Management DJP sudah mulai berjalan secara matang (Pramesti & Emalia, 2024).
Tiap kebocoran memiliki solusi teknis yang dapat dipelajari dari negara lain, tetapi hal tersebut menuntut penyesuaian dengan realitas di Indonesia. Untuk solusi kebocoran desain, Selandia Baru menerapkan GST (sejenis PPN) bertarif tunggal 15?ngan basis terluas dan pengecualian minimal. Begitu perlindungan berjalan otomatis lewat indeks kapasitas ekonomi, pengecualian umum yang menggerus belanja pajak dapat dihilangkan. Namun, Selandia Baru memiliki data identitas yang sudah rapi sejak awal, sementara di Indonesia pemadanan NIK-NPWP dan sinkronisasi Dukcapil masih menjadi kendala yang diakui DJP. Untuk mengatasi kebocoran teknologi, China menerapkan Golden Tax System yang memvalidasi setiap faktur real-time dengan kuota dinamis berdasarkan tingkat risiko, mengubah pengawasan dari reaktif menjadi prediktif. Tetapi Golden Tax diimplementasikan di atas sistem faktur yang sudah terpusat selama dua dekade, sedangkan Coretax baru meluncur di tahun 2025. Maka dari itu, ATB dibangun di atas Coretax jika sudah stabil, bukan menggantikannya. Kebocoran ekosistem diatasi oleh Vietnam, dengan menjadikan platform digital sebagai titik pungut otomatis. Model pemungut perantara ini memperkuat basis tanpa bergantung pada pelaporan mandiri (Risandhi dkk., 2024).
Jika diperhatikan, kebocoran basis pajak terjadi akibat terlalu bergantung pada laporan mandiri. Self-assessment membuat negara hanya pasif menunggu. Sepanjang 2025, rasio kepatuhan formal hanya 76,07% atau 15,04 juta dari 19,78 juta WP yang seharusnya melapor. Selain itu, marak terjadi pemecahan entitas oleh pelaku usaha. DJP mengidentifikasi 93.260 WP UMKM (17,21%) memecah usaha demi mempertahankan tarif PPh final 0,5%, bahkan menemukan 14 orang pribadi yang masing-masing memiliki lebih dari 50 badan usaha. Pelaku usaha sengaja menjaga omzet tetap di bawah Rp4,8 miliar agar tidak dikukuhkan sebagai PKP, dan ini menjadi celah untuk menghindari PPN secara legal. Di sinilah ATB berperan, karena menghitung dari gabungan arus transaksi dan menghubungkan entitas yang terpecah, memudahkan deteksi WP yang sebenarnya memiliki kapasitas ekonomi tinggi. Sementara mereka yang berpenghasilan rendah, terdeteksi lewat data sosial-ekonomi, akan memperoleh keringanan otomatis tanpa perlu mengajukannya. Pengenaan berbasis kapasitas riil seperti ini memang lebih tepat sasaran daripada pengecualian umum (Bachas dkk., 2024), serta efektif dan adil dalam mengenakan pajak bagi shadow economy yang banyak diisi pelaku usaha kecil (Liyanto & Purnomolastu, 2026). Pengusaha patuh pun dimudahkan, cukup mengonfirmasi laporan yang sudah terisi otomatis (Kadir dkk., 2026). Yang bertambah bebannya hanya pihak yang berkapasitas ekonomi tinggi tetapi selama ini memanfaatkan celah ambang PKP. Namun, pengenaan berbasis sistem dapat keliru dan perlu menarik seluruh arus keuangan warga, yang mana bergesekan dengan perlindungan privasi, sehingga ATB hanya sah dalam koridor technological due process (penjelasan keputusan, pengujian bias, human-in-the-loop, hak banding, dan UU PDP) (Guglyuvatyy, 2025). Dengan begitu, ATB memiliki kredibilitas dan bukan sebagai alat pengawasan WP tanpa memperhatikan perlindungan privasi data.
Kesimpulan
Adaptive Tax Base bukan ajakan membangun sistem baru, melainkan membuka mata terhadap apa yang sudah dimiliki negara dan implementasinya secara adaptif, dengan menjadikan kapasitas riil WP untuk memperluas basis pajak, memberikan keringanan otomatis, dan memudahkan WP patuh. Ekonomi tengah bergeser ke wirausaha mandiri dan menuntut sistem yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan tahan terhadap dinamika global.
Referensi
Bachas, P., Gadenne, L., & Jensen, A. (2024). Informality, Consumption Taxes, and Redistribution. Review of Economic Studies, 91(5), 2604–2634. https://doi.org/10.1093/restud/rdad095
Bellon, M., Dabla-Norris, E., & Khalid, S. (2023). Technology and tax compliance spillovers: Evidence from a VAT e-invoicing reform in Peru. Journal of Economic Behavior & Organization, 212, 756–777. https://doi.org/10.1016/j.jebo.2023.06.004
Chand, V., Kosti?, S., & Reis, A. (2020). Taxing Artificial Intelligence and Robots: Critical Assessment of Potential Policy Solutions and Recommendation for Alternative Approaches – Sovereign Measure: Education Taxes/Global Measure: Global Education Tax or Planetary Tax.
CNN Indonesia. (2026). Pekerja Informal di RI Capai 87 Juta Orang, Mayoritas Wirausaha. ekonomi. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260505185105-92-1355431/pekerja-informal-di-ri-capai-87-juta-orang-mayoritas-wirausaha
DJP. (2024). Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal—Laporan Belanja Perpajakan 2024. https://fiskal.kemenkeu.go.id/publikasi/ter-detil?id=15
Guglyuvatyy, E. (2025). Balancing innovation and integrity: AI in tax administration and taxpayer rights. Humanities and Social Sciences Communications, 12(1), 1818. https://doi.org/10.1057/s41599-025-06099-7
Kadir, K. T. N., Rerung, S., Rahmawati, R., & Mediaty, M. (2026). Digitalisasi Prosedur Pajak Melalui Coretax: Studi Kualitatif Tentang Tantangan dan Peluang Bagi Pengguna di Sektor UMKM. Atestasi?: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 9(1), 89–102. https://doi.org/10.57178/atestasi.v9i1.2045
Liyanto, J., & Purnomolastu, N. (2026). Pengaruh Shadow Economy terhadap Tax Ratio di Indonesia. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 6(1), 12–21. https://doi.org/10.37481/jmeb.v6i1.1656
MUC Consulting. (2025, Juli 7). Tax Ratio Bakal Turun Lagi di 2025? Ini Kata DJP. MUC Consulting. https://muc.co.id/id/article/tax-ratio-bakal-turun-lagi-di-2025-ini-kata-djp
OECD. (2024). Revenue Statistics in Asia and the Pacific 2024: Tax Revenue Buoyancy in Asia. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/e4681bfa-en
Pramesti, R. F., & Emalia, D. (2024). Studi Literatur: Artificial Inteligence Dalam Dunia Perpajakan Di Indonesia | Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma). https://jurnal.itscience.org/index.php/jebma/article/view/4661
Putra. (2024). Meningkatkan Tax Ratio Melalui Pengendalian Shadow Economy. Direktorat Jenderal Pajak. http://pajak.go.id/id/artikel/meningkatkan-tax-ratio-melalui-pengendalian-shadow-economy
Risandhi, D. N., Handayani, I. G. K. A. R., & Najicha, F. U. (2024). Efektivitas Pengaturan Hukum Pajak E-Commerce Terhadap Peningkatan Penerimaan Pajak Di Indonesia. Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial Dan Politik, 1(2), 127–142. https://doi.org/10.62383/demokrasi.v1i2.154
Saragih, A. H., Reyhani, Q., Setyowati, M. S., & Hendrawan, A. (2023). The potential of an artificial intelligence (AI) application for the tax administration system’s modernization: The case of Indonesia. Artificial Intelligence and Law, 31(3), 491–514. https://doi.org/10.1007/s10506-022-09321-y
×
Facebook
WhatsApp
X
LinkedIn
Copy Link
Kategori Artikel
Akuntansi Biaya
Akuntansi Keuangan
Akuntansi Manajemen
Akuntansi Sektor Publik
Akuntansi Sosial dan Lingkungan
Audit
Investasi dan Pasar Modal
Manajemen Strategis dan Kepemimpinan
Penelitian Dosen
Perpajakan
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Pengendalian Manajemen
Tentang Akuntansi
U M U M
Kategori Artikel
Nama Kategori
Akuntansi Biaya
Akuntansi Keuangan
Akuntansi Manajemen
Akuntansi Sektor Publik
Akuntansi Sosial dan Lingkungan
Audit
Investasi dan Pasar Modal
Manajemen Strategis dan Kepemimpinan
Penelitian Dosen
Perpajakan
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Pengendalian Manajemen
Tentang Akuntansi
U M U M
Populer
Yin-Yang dalam Akuntansi: Kunci Mengambil Keputusan dengan Lebih Bijaksana
01 Agustus 2026
Memimpin di Tengah Krisis dan Perubahan
16 Juli 2026
Whistleblower: Peran Pengungkap Pelanggaran untuk Menjaga Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan
01 Juli 2026
Adaptive Tax Base sebagai Strategi Ketahanan Fiskal dalam Perluasan Basis Pajak di Tengah Dinamika Global
30 Juni 2026
Baladefest 2026: Ajang Kreativitas Mahasiswa dalam Membangun Jiwa Kepemimpinan
25 Juni 2026
Akuntansi UBAYA Gelar Kuliah Umum Hastabrata: Bahas Delapan Sifat Utama Pemimpin Ideal dalam Perspektif Jawa
17 Juni 2026
Earnings Management pada WorldCom
17 Juni 2026
Tax Treaty: Instrumen Penting untuk Menghindari Pajak Berganda dalam Transaksi Internasional
05 Juni 2026
Campus Hiring PwC di UBAYA: Membuka Peluang Karier Mahasiswa
23 Mei 2026
Perencanaan Pajak: Strategi Efisiensi Beban Pajak Perusahaan
15 Mei 2026
Ini Dia Tips Agar Sukses Mengimplementasikan Strategi!
10 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi Universitas Surabaya Lakukan Kunjungan Industri ke PT Suparma Tbk
22 April 2026
Green Days 2026 UBAYA: Ajang Nasional Pengembangan Kompetensi dan Karakter Generasi Muda
12 April 2026
Mengapa Sistem Informasi Perlu Diaudit?
23 April 2026
Akuntansi UBAYA Gelar Kuliah Umum: Bahas Isu Perusahaan Publik di Polandia
23 April 2026
Mahasiswa Akuntansi UBAYA Berhasil Meraih Juara 1 dalam Lomba Esai Nasional di Konferensi Mahasiswa Akuntansi 2026
15 April 2026
Sanksi Ekonomi dan Akuntansi Internasional: Tantangan bagi Auditor Global dalam Era Geopolitik
09 April 2026
judul2026-04-08 14:55:00
08 April 2026
KSM Akuntansi UBAYA Raih The Best Ormawa FBE 2026 pada Ajang FBE Award
06 April 2026
Belajar Leadership dari Kisah 7 Anjing yang Viral di China
02 April 2026
Mengenal Perlakuan Akuntansi untuk Aset Tak Berwujud
27 Maret 2026
Kunjungan Studi Banding Mahasiswa Universitas Ciputra ke UBAYA
23 Maret 2026
Menemukan Ikigai dalam Profesi Akuntan
19 Maret 2026
Mengasah Pisau yang Tumpul: Belajar Kepemimpinan ala Sun-Tzu
17 Maret 2026
Yuk Simak Perlakuan Akuntansi Untuk Asuransi
16 Maret 2026
Bisnis Yang Spiritual Itu Seperti Apa Sih?
04 Maret 2026
Dosen Akuntansi UBAYA Menjadi Moderator dalam Talkshow di Forum CEO Jatim
01 Maret 2026
Media, Kepemilikan Publik, dan Manajemen Laba: Apa yang Terjadi pada Perusahaan di Indonesia?
01 Maret 2026
Akuntansi Vernakular: Memahami Praktek Akuntansi di Luar Sistem Formal
15 Februari 2026
Akuntansi Ubaya Gelar Bootcamp “The Art of War” untuk Meningkatkan Mental Juara Mahasiswa
01 Februari 2026
Ini Dia Beberapa Instrumen Investasi Yang Cocok Di Saat Krisis!
28 Januari 2026
Akuntansi di Tengah Krisis Global: Bagaimana Perang Mengubah Praktek Pelaporan Keuangan?
24 Januari 2026
Mengenal Jenis-jenis Control dalam Sistem Pengendalian Manajemen
16 Januari 2026
Yuk Kenali Macam-Macam Standar Penyusunan Laporan Keberlanjutan
13 Januari 2026
Cinta Tanah Air dan Religius Tak Cukup? Peran Moral Pajak dalam Menekan Penggelapan Pajak
06 Januari 2026
Laporan Keberlanjutan: Strategi Transparansi Perusahaan pada Era Bisnis Berkelanjutan
05 Januari 2026
Mengenal Green Leadership, Tren Masa Depan Dunia?
31 Desember 2025
Sistem Pengendalian Manajemen: Mengarahkan Perilaku dan Kinerja Organisasi Untuk Mencapai Tujuan
30 Desember 2025
Mindfulness Dalam Belajar Akuntansi: Jalan Baru Menuju Keberlanjutan
29 Desember 2025
Mengenal Jenis-Jenis Pengujian dalam Audit
24 Desember 2025
Mahasiswa Akuntansi UBAYA Berhasil Menjadi Best Individual dalam INKOMPASS INNOVATION CHALLENGE 2025
11 Desember 2025
ESG: Strategi Bisnis Masa Depan yang Mengubah Cara Perusahaan Bertanggung Jawab
08 Desember 2025
Prestasi SOA: Tim Accounting Warrior UBAYA Sukses Raih Juara 2 di National Accounting Games 2025
05 Desember 2025
Akuntansi dan Perpajakan Menurut Saya: Dua Sistem, Satu Tujuan
03 Desember 2025
School of Accounting Melalui KSM Akuntansi UBAYA Tingkatkan Wawasan Mahasiswa Melalui Company Visit ke PKF Surabaya
29 November 2025
Akuntansi UBAYA Hadirkan Wawasan Baru bagi Mahasiswa Terkait Analitik & Visualisasi Data Untuk Pengambilan Keputusan
24 November 2025
Mahasiswa Akuntansi UBAYA Lakukan Company Visit ke Artax Surabaya
24 November 2025
Memahami Konsep Inti dan Tujuan Laporan Keuangan Konsolidasi
24 November 2025
Kekuatan Nilai Religius dalam Mendukung Keuangan Hijau: Peran Kunci SDM, Identitas, dan Kepemimpinan
21 November 2025
Mahasiswa Akuntansi UBAYA Menjadi 4th Runner Up dalam National APA Awards 2025
18 November 2025
Dosen School of Accounting Hadir sebagai Pembicara di Pelatihan Future Proof Business Skills
17 November 2025
Peran Data Analytics dalam Memperkuat Proses Design Thinking pada Produksi Konten Untuk Media Sosial
15 November 2025
Mahasiswa Akuntansi UBAYA Raih Juara 2 pada The 14th International Development Student Conference UNAIR x BNI
15 November 2025
Kolaborasi SOA UBAYA dan PwC Hadirkan Mini Audit Case bagi Mahasiswa
12 November 2025
Kolaborasi Lintas Fakultas Raih Silver Award di 3rd International Youth Conference Malaysia 2025
25 Oktober 2025
Memahami CSR: Antara Tanggung Jawab Ekonomi dan Nilai Sosial
11 November 2025
Akuntansi UBAYA Gelar Kuliah Umum: Soroti Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Informasi Keberlanjutan
05 November 2025
PMK 72 Tahun 2025: Insentif PPh 21 Diperluas ke Sektor Pariwisata
05 November 2025
Dosen Akuntansi UBAYA Ikuti Student Exchange di Roma
01 November 2025
Absorption Costing vs Variable Costing: Mana Yang Sebaiknya Digunakan?
31 Oktober 2025
Prestasi SOA: Mahasiswa UBAYA Raih Prestasi di Lomba Esai Nasional di UNS
30 Oktober 2025
Prestasi SOA: Dua Mahasiswa Akuntansi Ubaya Angkat Inovasi Ekonomi Digital di Konferensi Internasional CIDE 2025, Rumania
27 Oktober 2025
Ini Dia Tips Agar Hasil Perhitunganmu Balance!
19 Oktober 2025
25th Accounting In Harmony: Ketika Kuliah Tak Hanya Soal Akademik, Tetapi Juga Nilai-nilai Kehidupan
09 Oktober 2025
judul2025-10-09 20:52:24
09 Oktober 2025
Etika Bisnis di Balik Tata Kelola: Siapa yang Paling Berpengaruh?
03 Oktober 2025
Memahami Perlakuan Akuntansi untuk Sewa: Sewa Operasi vs. Sewa Pembiayaan
30 September 2025
Masih Bingung Cara Mengalokasikan Biaya? Ini Dia Panduannya dalam Akuntansi Biaya!
29 September 2025
Membangun Harmoni Antara Pekerjaan dan Kehidupan: Studi pada Profesi Akuntan
25 September 2025
Akuntansi UBAYA Bekali Mahasiswa dengan Insight Karir Akuntansi dan Keuangan
22 September 2025
judul2025-09-22 11:37:21
22 September 2025
Outsourcing: Strategi Mengoptimalkan Bisnis pada Era Digital
18 September 2025
Talk Show With SOA Founding Father: Bahas Strategi Keberlanjutan Family Business
18 September 2025
Menguak Strategi Perusahaan dalam Mengelola Citranya di Media Sosial
16 September 2025
UBAYA ACCOUNTING COMPETITION: Menumbuhkan Jiwa Kompetisi Bagi Mahasiswa Akuntansi UBAYA
16 September 2025
Debt Investment vs Equity Investment: Bagaimana Perlakuan Akuntansinya?
11 September 2025
ACCOUNTANTS vs AI: Talkshow with SOA UBAYA
07 September 2025
Akuntansi SOA di Klik Radio 100.5 FM: Bahas Pentingnya Mindfulness dalam Bisnis
06 September 2025
Akuntan Publik Harus Tau Ini: Kode Etik Agar Dapat Menjaga Kepercayaan Publik
06 September 2025
SOA Bersama MGMP Tingkatkan Kualitas Pengajaran Guru Akuntansi SMK lewat Pelatihan Deep Learning
05 September 2025
UBAYA Gelar MOB 2025:School of Accounting Berkolaborasi dengan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Sambut Mahasiswa Baru dengan Hangat dan Inspiratif.
02 September 2025
Social Media Information System: Kerangka Kerja di Balik Kesuksesan Media Sosial
03 September 2025
Komunikasi Keberlanjutan: Perbedaan Strategi di Perusahaan Hijau dan Non-Hijau pada Era Digital
02 September 2025
Business Intelligence: Mengubah Data Menjadi Senjata Strategis dalam Bisnis
27 Agustus 2025
Pentingnya Membuat Budget: Fondasi Perencanaan dan Pengendalian dalam Akuntansi Biaya
26 Agustus 2025
Mengenal Kurikulum RGB: Gambaran Umum & Penyesuaian Konversi Magang dan Kewirausahaan
27 Agustus 2025
Mengenal Siklus-Siklus dalam Sistem Informasi Akuntansi
21 Agustus 2025
Kolaborasi SOA UBAYA di LKTD SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
13 Agustus 2025
Memahami Konsep dan Pelaporan Segmented & Interim Report dalam Akuntansi
11 Agustus 2025
Kolaborasi SOA: Transfer Knowledge Mahasiswa Dili Institute Technology di UBAYA
05 Agustus 2025
Kamu Tertarik Berinvestasi? Yuk Simak Investasi yang Cocok di Tahun 2025!
02 Agustus 2025
PwC Gelar Campus Hiring di UBAYA
31 Juli 2025
judul2025-07-31 18:53:55
31 Juli 2025
Akuntansi UBAYA Mendorong Efisiensi dan Efektivitas Riset Lewat Seminar Nasional
29 Juli 2025
Ketika Karyawan Akan Pensiun: Bagaimana Perlakuan Akuntansinya?
27 Juli 2025
Transfer Pricing: Ketika Terjadi Transaksi Antar Divisi di Perusahaan
26 Juli 2025
Program Profesi Akuntan UBAYA Berhasil Meraih Akreditasi Unggul
23 Juli 2025
LEAD3RSHIFT Camp: Membangun Jiwa Kepemimpinan bagi BPH KSM Akuntansi 2025-2026
22 Juli 2025
Marketplace Kini Wajib Pungut PPh Pasal 22: Apa Saja Ketentuannya?
18 Juli 2025
Dosen Akuntansi UBAYA Menjadi Pembicara di Webinar Internasional ACCA
14 Juli 2025
Ini Dia 8 Karakter yang Bikin Kamu Jadi Pemimpin Hebat: Dari Matahari sampai Samudra
14 Juli 2025
Joint Venture vs Joint Operation: Yuk Simak Perbedaannya dalam Akuntansi!
13 Juli 2025
Dosen Akuntansi UBAYA Meraih 2nd Runner Up Paper Award di AAEE 4th Biennial Emerging Scholars Colloquium and Conference 2025
09 Juli 2025
Strategi Bisnis dan Persaingan Industri: Strategi Mana yang Paling Efektif?
08 Juli 2025
Pentingnya Audit bagi Perusahaan: Menjaga Integritas dan Kepercayaan
26 Juni 2025
Mahasiswa Akuntansi UBAYA Raih Prestasi Menjadi Ambassador CPA Australia
26 Juni 2025
Akuntansi UBAYA Hadirkan Alumni untuk Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Profesional